IBX5980432E7F390 Menjangka Peta - BLOG PELAUT

Menjangka Peta

MENJANGKA  PETA

Map / Peta :
Hasil pemindahan dari sebagian permukaan bumi keatas sebuah bidang datar.

Perbedaan antar Map dan Peta Laut :
Map lebih menjurus pada keadaan umum mengenai daratan dan batas-batas secara geografis maupun politis.

Sedangkan

Peta lebih menjurus hal-hal dan keterangan-keterangan yang dibutuhkan navigator dalam hal menentukan garis haluan,posisi-posisi kapal, jarak, dan hal-hal yang menyangkut keselamatan navigasi di laut.

Berdasarkan kegunaannya berapa jenis peta laut ?
a.Peta pelayaran
Peta yang digunakan untuk bernavigasi / berlayar
b.Peta lingkaran besar
Peta yg diperlukan dalam pelayaran dengan memakai haluan lingkaran besar
c.Peta Cuaca
Peta yang digunakan untuk mengikuti gerak perubahan cuaca atau menganalisa cuaca
d.Peta Jaringan

Peta yang digunakan untuk berlayar dengan menggunakan alat electronic

e.Peta arus
Peta yang menggambarkan gerak arus laut
f.Peta isogon
Peta yang menggambarkan isogon dipermukaan bumi.

Macam2 Proyeksi Peta dibuat dengan maksud :
▶️Untuk maksud2 tertentu dapat dipakai peta yg cocok
▶️Untuk keperluan tertentu dapat memilih jenis peta yg mendekati bentuk yang sebenarnya.

Syarat2 sebuah proyeksi peta :
✔️Menunjukan bentuk yg sebenarnya dari permukaan bumi
✔️Sebuah peta harus konfrom
✔️Perbandingan luas yg sesungguhnya
✔️Skalanya tetap & merata (satuan jarak yg konstant)
✔️Lingkaran besar (orthodros= garis yg memotong derajat2 dgn sudut yg sams)merupakan garis lurus
✔️Garis haluan (loxodrom = garis yg memotong derajat2 dgn sudut yg sama) merupakan garis lurus.

Macam2 proyeksi peta :
1.PROYEKSI SILINDER/CYLINDRICAL    PROYECTION (Proyeksi dimana permukaan bumi diproyeksikan pd sebuah silinder yang membungkus bumi dengan titik pusat bumi sebagai titik pusat proyeksi) terdiri dari:
▶️Equatorial / katulistiwa
(apabila hasil proyeksinya dimana silinder menyinggung equator)
Proyeksi equatorial
▶️Proyeksi kutub/polar
(hasil proyeksi apabila silinder menyinggung kutub )
Proyeksi Kutub
▶️proyeksi miring/obligue
(hasil proyeksi apabila silinder menyinggung selain kutub atau katulistiwa)
Proyeksi miring

2.PROYEKSI-KERUCUT/CONICAL PROYECTION(Proyeksi yang merupakan proyeksi dari kulit bumi pd bidang kerucut yang puncaknya berhimpit dgn perpanjangan sumbu bumi yang disinggungkan pd bola bumi ) terdiri dari :
➡️proyeksi yg menyinggung salah satu  jajar bumi
Menyinggung 1 jajar bumi

➡️proyeksi yang memotong 2 buah jajar bumi

Memotong 2 jajar bumi

➡️proyeksi pada beberapa kerucut yg puncaknya terletak pada perpanjangan sumbu bumi tapi tidak pada suatu titik

✔️Proyeksi bidang datar/Azimutal Proyection (Proyeksi dimana permukaan bumi diproyeksikan pada sebuah bidang datar yang disinggungkan pada bola bumi) terbagi 3 jenis
I.PROYEKSI GNOMONIK
( proyeklsi gnomonil adalah proyeksi dimana ttk pusat  proyeksinya adalah titik pusat bumi )
 
Proyeksi Gnomonik ini terdiri dari 3  jenis ,yaitu :
1 GNOMONIC KUTUB
(Apabila titik singgungnya terletak pada kutub )
Gnomonic kutub

2.GNOMONIK KATULISTIWA  (Apabila titik singgungnya terletak pd katulistiwa )     
Gnomonic khatulistiwa

3.GNOMENIK  MIRING

(Apabila titik singgungnya terletak bukan pada katulistiwa    )
Gnomonic miring

II.PROYEKSI  STEREOGRAFIK (dimana titik pusat proyeksinya adalah sebuah titik yang terletak 180ยบ dari bidang proyeksinya)
Proyeksi stereografik

III.PROYEKSI ORTOGRAFIK    (dimana titik pusat proyeksinya adalah sebuah titik yang tak terhingga jauhnya)
Proyeksi Ortografik

Ciri-ciri khas dari proyeksi-proyeksi:
1.Proyeksi Bidang Datar :
▪️Garis2 bujur merupakan garis lurus
▪️Pada garis singgung garis2 li dan bu berpotongan & saling tegak lurus satu sama lain.
▪️Garis2 li umumnya berbentuk garis lengkung atau garis busur / lingkaran & bertumbuh
▪️Dapat digunakam untuk berlayar dengan lingkaran besar.

2.Proyeksi Bidang Kerucut

▪️Garis2 bu merupakan garis lurus yg menuju kesatu titik (kutub bumi)
▪️Garis2 li yg merupakan busur lingkaran dimana lengkungan menghadap ke kutub
▪️Skala li nya bertumbuh
▪️Jarak yg dihitung pd garis bu merupakan jarak yg terpendek.

3.Proyeksi pd bidang Selinder (Peta Mercator)

✔️Garis2 bu merupakan garis vertikal
✔️Garis2 li merupakan garis horizontal / datar bertumbuh & tegak lurus terhadap garis2 bujur
✔️Sudut antara garis haluan dengan garis lintang bujur di peta-di bumi
✔️Lingkaran besar (Rhumb line) berbentuk garis lengkung
✔️Pada umumnya kapal2 yg mengikuti garis haluan dipeta ini adalah ssama dgn mengikuti garis loxodrom.

Pembagian peta laut menurut kegunaannya
➡️Peta pelayaran:digunakan untuk navigasi
➡️Peta lingkaran besar:diperlukan dalam pelayaran dengan memakai haluan lingkaran besar
➡️Peta cuaca : digunakan untuk mengikuti gerakan perubahan cuaca atau menganalisanya
➡️Peta jaringan
➡️Peta arus:yg mengambarkan gerakkan arus laut
➡️Peta isogon : yg mengambarkan isogon bumi

Dimana ditempatkan data2 tersebut dibawah ini dalam peta
1.Nomor peta : dicetak pada sudut kanan bawah dan sudut kiri atas dari peta diluar garis peta.
2.Nama peta : dicetak pada tempat yang paling baik dan nyata dan tidak menutupi keterangan-keterangan penting maupun daerah rute pelayaran utama dari peta.
3.Tahun penerbitan : dicetak diluar garis batas dipeta dibagian bawah ditengah-tengah
4.Tahun Edisi baru : dicetak disebelah kakan tahun penerbitan dgn keluarnya thn edisi baru makan koreksi besar maupun kecil pd edisi lama tidak berlaku / dihilangkan
5.Koreksi Besar : dicetak disebelah kanan thn edisi baru & koreksi besar ini memuat keterangan2 tentang Tgl, bulan & tahun pembertulan secara besar2an.
6.Koreksi kecil : dicetak diluar garis batas peta disudut kiri bawah, koreksi ini memuat keterangan2 tentang tahun, bulan & dasar pembetulan peta (no pembetulan). Koreksi ini berdasarklan atas Berita pelaut, Bavigation warning, Informasi resmi.
7.Tanggal percetakan : dicetak disudut kanan menurut hari atau minggu keberapa pada tahun ybs.
8.Ukuaran Peta : dicetak disudut kanan bawah dlm tanda kurung sebelah kiri no peta, keterangan ini berguna apabila ukuran peta yg dinyatakan dalam satuan inchi atau mm
9.Bahan yg dipakai untuk mencetak peta
10.Keterangan pasang & arus pasang
11.Kedalaman : dicetak dibawah nama peta.
12.Muka Surutan peta (chard datum) : suatu permukaan hayalan dimana dalamnya laut diukur pada permukaan ini
13.Tinggi : dinyatakan dlm kaki atau meter terhadap air tinggi pernama rata2 (MHWS)
14.Tanda-tanda / simbol-simbol
Sounding in fathom artinya
Kedalaman laut diukur dengan satuan depa & kaki, sounding in meter artinya kedalaman laut diukur dengan satuan meter.
o 1 fathom  =  6 kaki
o 1 fathom  =  1,83 meter
o 1 fathom  =  183 centi meter.
Ciri2 sounding dalam fathom adalah
apabila kedalaman dibawah 11 depa selalu diberikan dalam depa & kaki. Contoh : 82 artinya 8 depa 2 kaki.

Faktor2 yang menentukan ketelitian sebuah peta
✔️Skala : makin besar skalanya makin teliti peta tersebut
✔️Survey pada waktu pembuatan peta
✔️Alat2 serta perlengkapan dalam mengadakan survey
✔️Ketekunan dari navigator dalam mengadakan koreksi-koreksi setelah peta tersebut diterbitkan & digunakan
✔️Alat2 pencetakan peta serta bahan-bahan yang dipakai.

Peta yg akan digunakan baik artinya peta harus :
1.Survey pada pembuatan peta, dilakukan secara modern (peralatannya)
2.Peruman letaknya berdekatan & merata
3.Garis2 batas harus ada & nyata
4.Keterangan2 / tanda2 yg dibutuhkan seorang navigator harus tertera dengan jelas.
5.Warna peta harus jelas, tiap peta diberi nama / titel sesuai dgn daerah yg dipetakan.
6.Bahan peta harus baik & sedikit pemuaian
7.Ukuran peta harus normal.

Cara Mengadakan Pembetulan atau Perbaikan pada Peta2 laut sebagai berikut:
1.Apabila ada beberapa peta yg harus dikoreksi maka peta2 tersebut dengan ukuran ber skala besar yg harus di dahulukan
2.Dalam memasukkan tambahan2 atau koreksi2 pada peta ukuran skala besar maka harus digunakan simbol2 serta singkatan2 dari daftar buku atau peta
3.untuk peta2 samudra hanya suar yg mempunyai jarak nampak 15 mil atau lebih dimasukkan selain dari jarak tampak, warna & sifat suar juga dimasukkan
4.Pelaksanaan dalam memgoreksi peta ada 2 cara:
-Ditulis dengan memakai tinta lembayung atau merah
-Dengan tempelan koreksi2 yg berupa gambar. Tempelan yg dilampirkan di  NTM digunting, kemudian ditempatkan pd peta2 yang bersangkutan.

Skala Peta:
Adalah perbandingan dari satu satuan panjang di peta terhadap sesungguhnya di atas permukaan bumi.

Macam2 skala peta:
✔️Skala Umum (Natural scale): mis 1:80.00 artinya satuan panjang dipeta = 80.000 satuan pd keadaan sesungguhnya di permukaan bumi.
✔️Skala Angka (Numeral Scale)
✔️Skala Grafik (Grafical Scale) : Skala yg berbentuk grafik / garis2 yg mempunyai pembagian dalam mil, yard, km, m, dan sebagainya.

Macam2 baringan untuk menentukan baringan di peta

- Baringan silang
- Baringan yg digeserkan
- Baringan empat surat
- Baringan & jarak
- Baringan dgn peruman
- Baringan & busur tampak suar
- Baringan sudut bahaya datar
- Baringan sudut bahaya tegak
- Baringan istimewa

Variasi :

adalah sudut yg dibentuk antara arah utara sejati dengan arah utara magnet.

Deviasi  :

Adalah sudut yg dibentuk antara arah utara magnet dening utara pedoman.
Terjadinya Deviasi Tergantung dari
-Pada haluan pedoman yg sedang dikemudikan
-Kemagnetan besi2 pd bangunan kapal
-Muatan2 besi yg mengandung kemagnetan
-Medan magnet dari alat2 bantu navigasi yg menggunakan aliran listrik.
-Elektro-elektro motor perangkat radio.

Terjadinya Variasi tergantung dari
Posisi kapal terhadap daerah pada permukaan bumi.

Isi & fungsi buku2 Navigasi di bawah ini

1. PILOT BOOK
Fungsinya : untuk mendapatkan keterangan2 umum untuk setiap daerah termasuk laporan terakhir dari cuaca laut tanda2 Navigasi & fasilitas-fasilitas pelabuhan.
Isinya :
-Perhatian untuk berita pelaut
-Nota-nota untuk melengkapi buku kepanduan bahari
-Perhatian dlm penggunaan buku kepanduan bahari
-Keterangan2 yg berhubungan dgn berita pelaut, penerbitan navigasi, cuaca dan lain lain.
-Peta indeks yg menunjukkan daerah yg dijelaskan dalam buku ini.
-Keterangan2 terperinci dari suatu daerah, pemerintah, flora & fauna perdagangan,mata uang,nomor & skala peta yg sangat baik untuk peta daerah itu,keadaan cuaca, pasang surut, dan lain lain.

b.OCEAN PASSAGE FOR THE WORLD

Fungsinya : Untuk mendapatkan keterangan2 & perhatian2 yg berhubungan dengan route pelayaran laut (route samudera) bagi kapal,sesuai dengan kekuatan mesin.
Isinya :
-Peta2 angin & arus dari berbagai tempat di dunia
-Keterangan2 yg berguna bagi navigator dimana keterangan tersebut tidak tercantum di dlm buku kepanduan bahari.

c.ADMIRALTY TIDE TABLES

Fungsinya : Untuk mengetahui pasang surut di suatu daerah.
Isinya :
-Ramalan harian pasang surut utk 60  kota, pelabuhan, sungai,teluk & daerah pelayaran penting di Indonesia termasuk Singapore.
-Pembagian waktu di Indonesia
-Waktu yg dipakai adalah waktu tolok
-Penjabaran Centimeter ke dalam kaki
-untuk tempat yg diramal diberikan posisi dalam lintang & bujur.
- Tinggi /dalam air dinyatakan dalam centimeter

d.ADMIRALTY LIST OF LIGHT

Fungsinya : Untuk mengetahui segala sesuatu mengenai suar.
Isinya :
-Perhatian untuk berita pelaut
-Table untuk menghitung jarak tampak suar (geographical range )
-Luminous range diagram
-Singkatan-singkatan yg digunakan dalam daftar tesebut
-Keterangan2 terperinci dari suar2 kecuali pelampung
-Peta indeks yg menunjukkan batas2 geographis yg dicakup dalam jilid yg bersangkutan.

e. CHART CATALOGUE

Fungsinya :Diunakan untuk mengetahui indeks-indeks petadari A s/d Z dimana dengan indeks ini akan menunjukkan daerah-daerah dimana kita berada & dengan indeks ini juga kita dapat menetukan daerah yg dimaksud sekaligus dapat melihat peta yg dibutuhkan.
Isinya :
-Nama peta
-Nomor Seri peta
-Harga peta
-Daftar dari penerbitan2 navigasi yg berguna bagi navigator

f. NOTICES TO MARINERS

Fungsinya : Digunakan untuk meng-upto date-kan (memperbaharui) peta laut, buku2 kepanduan bahari, daftar-daftar suar, daftar isyarat radio,
Isinya :
-indeks
-Berita pelaut
-Koreksi daftar suar,semboyan kabut,& semboyan waktu
-Amandement pada NEMEDRI & daerah2 yg berbahaya karena ranjau
-Berita2 keamanan pelayaran (avigational warnings)
-Berita2 radio resmi pd kapal2 niaga Inggris

Skala lintang

adalah : Patokan pembagian lintang yg merupakan garis mendatar atau titik2 diantara dua garis tegak yg berada di tepi kiri & kanan dari sebuah peta.
Ciri2 nya :
-Terdapat di kiri & kanan dari peta
-1 derajat skala lintang = 60 mil laut
-Skala lintang di suatu tempat berbanding lurus dgn secans lintang di tempat itu.
-Skala lintang dipakai untuk mengukur jarak

Skala Bujur

adalah : Skala yg digunakan untuk menentukan bujur dari suatu tempat (karena skala bujur untuk setiap peta adalah konstan)
Ciri2nya :
-Terdapat di pinggiran atas&bawah dari peta.
-Skala bujur berdasarkan khatulistiwa.
-Skala bujur dipakai hanya untuk menentukan bujur di suatu tempat & bukan untuk mengukur jarak.

Macam2 skala :

✔️Skala Umum ( Natural Scale )
✔️Skala Angka ( Numarical Scale )
✔️Skala Grafik ( Graphical Scale )

Macam2 baringan untuk menentukan posisi
- Baringan silang
- Baringan silang yg digeserkan
- Baringan peruman
- Baringan sudut berganda
- Baringan dua atau lebih dari suatu penuntun
- Baringan dengan alat-alat elektronik
- Baringan kombinasi dengan baringan2 yg tersebut
- Baringan dengan jarak
- Baringan khusus atau istimewa

Baringan istimewa
adalah : 2 baringan yg tertentu & yg seringkali sudah tertera di peta laut dengan maksud untuk menarik perhatian seorang navigator akan bahaya2 navigasi yg ada.

Fungsi Horisontal Danger & Vertikal Danger :
Digunakan apabila dalam suatu perairan terdapat bermacam2 bahaya yg harus dihindari namun tidak ada pelampung2 untuk menandainya.
Ciri2 dari peta Mercator
-Garis2 haluan merupakan garis lurus
-Sudut antara garis haluan ini di bumi = dipeta
-Equator & garis2 lintang merupakan garis lurus yg sejajar satu sama lainnya
-Garis2 bujur sejajar satu dgn yg lain & tegak lurus Equator / garis lintang

Log Peta
Adalah merupakan sebuah buku khusus mengenai peta2 dimana didlmnya buku khusus mengenai peta2 laut dimana dilmnya terdapat index2 peta dari A s/d W untuk kata log BA meliputi seluruh dunia.

Polio Peta (Folio Chart)
Merupakan kumpulan atau seri2 peta secara lengkap untuk suatu daerah tertentu, atau suatu bagiandari dunia ini, dengan batas2 geografis tertentu.

INTROLUCTORY REMARK
Judul dimana kita dapat mencari cara2 mengartikan tanda2 dlm buku ini.

Daftar Suar (Light of list)
Adalah sebuah buku untuk dapat mengetahui segala sesuatu mengenai suar.

Yang dimaksud dengan benda2 bantu Navigasi :

-Benda2 yg membantu navigator dalam hal menemukan daratan bila datang dari laut.
-Memberi & menunjukan arah ke tempat tujuan misalnya ke pelabuhan.

Yang termasuk benda2 bantu navigasi adalah :

- Menara suar (Mercu suar)
- Kapal suar
- Rambu2 radio
- Isyarat2 kabut
- Perpelampungan
- Rambu2
- Loran decca, omega, arpa radar dan lain lain.

Penempatan benda2 bantu navigasi

- Ditepi pantai/pesisir pantai
- Diperairan sempit yg dpt dilayari
- Pada tempat2 yg terlihat pada jarak yg aman terhadap bahaya2 navigasi
- Penempatan tergantung dari kebutuhan & keadaan setempat.
Gunanya benda2 bantu navigasi
- Sebagai tanda & penuntun untuk menetukan posisi kapal terhadap adanya bahaya2 navigasi yg tersembunyi.

Menara Suar (Light House)
Adalah salah satu dari alat2 bantu navigasi yg berperan dalam membantu navigator untuk menentukan daratan atau tempat tujuan, serta memberi arah & sebagai benda baringan dlm mendapatkan tempat kedudukan kapal kapal.

Tujuan utama dari pemasangan menara suar :
➡️Memberi penerangan dari suatu tempat yg tinggi.
➡️Memberi peringatan pd navigator akan bahaya2 navigasi.

Kapal Suar
Biasanya ditempatkan dimana mercu suar ditempatkan. Dengan kata lain kapal suar selain berfungsi sbg station radar, memberi isyarat kabut bahkan juga berfungsi sebagai pandu, decca loran atau lainnya
Penempatan kapal suar :
- Pintu masuk pelabuhan penting
- Menandakan daerah berbahaya/ ramai
- Sebagai tanda pemisah daerah lelu lintas samudra & pelabuhan/pedalaman.

Mengenali suar dimalam hari
▶️Memperoleh keterangan mengenai suar yg up to date.
▶️Sesuikan tanda2 di peta dengan keadaan gangguannya.
✔️Hal2 yg harus disesuaikan adalah :
♦ Sifat suar, warna suar
♦ Periode suar, tinggi suar
♦ Jarak tampak & nomor suar bila ada
✔️Teliti kembali dalam daftar apakah masih tedapat suar lain disekitarnya,agar memperoleh kepastian yg pasti pakailah stop watch untuk menghitung periodenya serta jarak dari cerlang ke cerlang. Oleh karena itu dianjurkan:
♦ Pakailah daftar suar yg up to date
♦ Baringan pd daftar dari kapal (baca & pelajari keterangan dari daftar suar).

Menurut Admiralty list of light sifat2 suar dibagi atas
A.Fixed (Penyinaran tetap)
B.Rhythmic
1.Flashing and group flashing
⚪Flashing (cerlang)
⚪Group Flashing (kelompok cerlang)
⚪Composito Group Flasihiing (gabungan kelompok cerlang)
2.Isophase
3.Occulating and Group Occulating

  • Occulating (terputus2)
  • Group Occulating (kelompok terputus)
  • Composite Group Occulating (gabung an kelompok terputus2)

4.Quick Flashing & Interrupted Quick Flashing

  • Qiuck Flashing (cerlang cepat)
  • Interrupted quick flashing (cerlang cepat yg terputus)

5.Morse Code (kode morse)
6.Fixed&Flashing & Fixed & group flashing

  • Fixed & Flashing (penyinaran tetap diselingi dgn cerlang)
  • Fixed & group flashing (penyinaran tetap diselingi dgn kelompok cerlang)


C.Alternating (berganti2)

1.Alternating (penyinaran tetap dgn warna yg berganti2)
2.Flashing & Group flasing
- Alternating flashing (cerlang berganti2)
- Alternating Group Flasting (kelompok cerlang berganti2)
3.Occulating & Group occulating
▪️Alternating Occulating (terputus2 berganti2
▪️Alternatinng Group Occulating (kelompok terputus2 berganti2)
4.Fixed&Flasting & Fixed & Group Flashing
▶️Alternating Fixed  & Group Flashing (penyinaran tetap diselingi cerlang berganti2)
▶️Alternating Fixed & Group Flashing(Penyinaran tetap diselingi dgn kelompok cerlang berganti2)
▶️Alternating Fixed & Composite Flasing (Penyinaran tetap & gabungan cerlang).

Warna Suar

Putih, Merah atau hijau. Pemberian warna disesuaikan dengan sifat kebutuhan & situasi perairan.

Sektor Suar

Adalah sektor lingkaran dari mana kapal2 dapat melihat suar tersebut.

Suar Penuntun

Adalah suar atau susunan suar yg dimaksud untuk menuntun navigator dalam alur pelayaran yg sulit, alur pelayaran sempit atau waktu mendekati sesuatu tempat atau pelabuhan. Tuntuan yg dimaksud ada yg memberi jalan atau arah.

Jarak Tampak

Apabila suatu benda pembantu navigasi diberi penerangan, maka  penerangan ini seharusnya dapat dilihat dari suatu jarak yg tertentu. Jarak tampak suatu penerangan tergantung dari :
✔️Kekuatan penerangan
✔️Tinggi penerangan di atas permukaan laut
✔️Tinggi pengamatan di atas permukaan laut
✔️Keadaan cuaca
✔️Ketajaman mata si pengamat

Dalam menentukan jarak tampak suatu penerangan di pakai beberapa istilah2 sebagai berikut:

1.Jarak Cakrawala (Horizon Range) : jarak dr suatu penerangan tsb sampai ke cakrawala
2.Jarak Geografis (Geographics Range): jarak dr suatu penerangan yg dibatasi oleh lengkungan bumi, tinggi penerangan serta tinggi si pengamat. Jarak ini sama dgn jumlah dr jarak cakrawala penerang an & jarak cakrawala si pengamat.
3.Jarak Pijar (luminous Range) jarak tampak sesuatu penerangan yg dibatasi oleh kekuatan pijar dari penerangan tersebut.
4.Jarak di Peta (Charted Visibility) jarak tampak penerangan yg tertera di peta laut, Jarak ini mungkin merupakan :
➡️Jarak Geografis bagi si pengamat yg mempunyai tinggi mata 5 m (15 Ft)
➡️Jarak pijar dr suatu penerangan yg lemah.
5.Jarak tampak yg dihitung (Champated Visibility) berarti jarak tampak yg diperoleh dari hasil perhitungan yg terliti dgn menggunakan faktor2
⚪Tinggi mata si pengamat
⚪Tinggi penerangan
⚪Kekuatan pijar penerangan tersebut.

Menurut kekuatan cahayanya penerangan dibedakan 2 macam :

1.Penerangan kuat (Strong Light): Penerangan yg jarak tampaknya sedemikian jauh shg hanya dibatasi oleh jarak geografisnya , kira2 3m (15ft).

2.PeneranganLemah(WeakLight): Penerangan yg jarak nampaknya hanya dibatasi oleh jarak pijarnya & belum mencapai jarak geografis dgn patokan tinggi mata 3 m (15ft).


PELAMPUNG
Tata pelampungan yg dipakai adalah Tata IAALA A & B & sistem SIGHI
IALA-A berlaku disekeliling Eropa, Afrika, Asia & Australia di luar laut
IALA-B berlaku disekeliling Amerika Utara & Seltan juga diluar2
SIGNI berlaku di air pedalaman Eropa

Pemarkahan Kardinal

Mengambarkan bagaimana sebuah pelampung ditempatkan terhadap titik yg akan dimarkahi. Jika kita ketahui bagaimana letak pelampunh terhadap suatu bahaya, kita juga mengetahui pd sisi mana kita harus melewatinya U,E,S & B.

Pemarkahan Laternal

Diberikan pembatasan sebelah menyebelah (tepi) dari jalur pelayaran
Pada malam hari pelampung dapat dikenali pd warna & karakter dari suar. Pada siang hari pelampung dpt dikenali pada warna, bentuk tanda puncak & nomornya.

Rambu Tanam

Adalah sebuah dahan pohon yg ditanam di tanah, ia seringkali menunjukkan pembatasan tepi dari jalur pelayaran. Ia semata2 digunakan untuk jalur pelayaran yg tidak penting.

Rambu Kepala

Adalah sebuah tiang yg ditanam di tanah dgn tanda puncak. Ia dipakai untuk memarkahi tepi batas dari jalur pelayaran. Dipakai untuk jalur pelayaran yg tidak penting.

Rambu Apung

Adalah benda2  apung yg dijangkar tanpa suar, tetapi dgn tanda puncak.

Tong / Drum

Adalah Tong / benda2 apung yg karena ukuran nya tampak jelas. Kita membedakan tong lancip, tumpul & bentuk boila.Tong dpt dilengkapi dengan tanda puncak.

Pelampung suar

Terdiri dari pelampung (benda apung) dengan bangun atas. Benda pelampung yg boleh dikatakan baru adalah pelampung pijar yg terdiri dari badan pelampung dengan bangun atas yg cukup pendek yg terdiri dari konstruksi baja.

Kapal Suar

Adalah benda pemarkahan yg dijangkarkan, yg dikonstruksi dalam bentuk kapal, Ia selalu dilengkapi dengan suar yg kuat, & sering juga dengan rambu radio, racon & peralatan u/ memberikan isyarat kabut.

Lanby

Adalah Pelampung besar, dilengkapi dgn menara dengan suar yg kuat atau jika ada dgn rambu radio, nautofon atau racon, lanby adalah kependekan dari large navigation bouy.

ODAS

kependekan dari Ocean Data Acquisitioning System adalah pelampung yg diengkapi dengan aparat pengukur.

Pelampung Tonggak

Mempunyai bentuk badan yg cukup ramping yg menonjol tinggi di atas air, pelampung tonggak ini dibedakan dlm pelampung lancip & tumpul. Pelampung tonggak Belanda tdk dilengkapi dengan suar.

Sistem Pelambungan IALA-A

Dalam sistem pelambung IALA-A mengenal 5 jenis
1. Pemarkahan Kardinal
2. Pemarkahan Lateral
3. Pemarkahan Bahaya Terpencil
4. Pemarkahan Jalur Pelayaran Aman
5. Pemarkahan dengan Arti yg istimewa

Juga pada sistem SIGNI kita mengenal 5 jenis

1. Pemarkahan Kardinal
2. Pemarkahan Lateral
3. Pemarkahan Bahaya Terpencil
4. Pemarkahan Jalur Pelayaran Aman
5. Pemarkahan dengan Arti yg istimewa

Cara menentukan salah pedoman diatas kapal antara lain :

1. Dengan menggunakan daftar deviasi
Daftar deviasi di atas kapal di dptkan seewaktu kapal baru turun dari dok. Nilai deviasi yg ada di daftar ditambahkan dengan variasi yg selalu terdapat di peta untuk mendapatkan  baringan sejati.
2. Dengan Transit
Pada saat dua benda bumiawi menjadi satu garis lurus dgn pedoman, hasilnya dibandingkan dgn baringan sejati diatas peta,maka akan di dptkan kesalahan pedoman.
3. Dengan membaring & menghitung Azimuth benda angkasa.
Benda angkasa dihitung Azimuthnya pd saat itu secara perhitungan astronomis. Azimuth benda angkasa merupakan baringan sejati.

Arah arus ialah arah kemana air laut mengalir, sedangkan arah angin adalah arah darimana angin bertiup.

Memasukkan arus dalam perhitungan jarak & jauh disebut “MENANDINGI ARUS” sehingga dengan demikian timbul beberapa pengertian antara lain :

1. Hasil pelayaran duga ialah haluan & jauh antara tempat tolak & tempat tiba duga
2. Hasil pelayaran sejati ialah haluan & jauh antara tempat tolak & tempat tiba sejati
3. Luput duga ialah haluan & jauh antara tenpat tiba duga ketempat tiba sejati.
4. Sembir (Drift) ialah sudut yg dibentuk oleh garis lunas kapal dengan lintasan kapal terhadap air.
  
Apabila kita akan melewati perairan yg banyak terdapat karang, lewatilah pd sisi diatas angin (weather side). Karang mudah terlihat
1. Pada saat matahari terbit
2. Pada saat matahari bersinar dari arah buritan
3. Bilamana terdapat cukup angin yg mengerakkan permukaan air
4. Dari tempat yg cukup tinggi, misalnya dari atas tiang depan.

Warna Karang
1. 3 kaki (1 meter) dibawah permukaan air warnanya coklat muda.
2. 6 kaki (2 meter) dibawah permukaan air warnanya hijau terang
3. Dengan bertambahnya dlm air warnanya berubah menjadi hijau tua & akhirnya menjadi biru tua.

Arus Air Pasang (Floot Tide)
Ialah arus yg mulai mengalir dr saat air sedang naik sampai beberapa saat sesudah air pasang (high water).

Arus Air Surut (Ebb Tide)
Ialah arus yg mulai mengalir dari saat air sedang surut sampai beberapa saat sesudah surut (low water).

Air Tenang (Solack Water)
Saat dimana gerakan air seakan2 berhenti tidak pasang atau pun surut.

Lata air (Range Of Tide)
Jarak tegak dari permukaan air laut yg paling tinggi (Air tinggi / High water) sampai pd permukaan air laut yg paling rendah (Air rendah / Low water). Tinggi rendahnya permukaan air laut tiap hari tidak selalu sama disebabkan oleh kedudukan matahari & bulan terhadap bumi yg selalu mengalami perubahan.

Tiga Macam Air Pasang:
1. Pasang harian ganda (Semidiurnal Tide) : Jenis pasang yg mempunyai dua kali air pasang & dua kali air surut dlm sehari. Kedudukan air pd waktu pasang & pd waktu surut tdk berbeda besar.
Pasang harian ganda

2. Pasang harian tunggal (Diurnal Tide) : Jenis pasang yg hanya satu kali air pasang & satu kali surut dlm sehari.
Pasang harian tunggal

3. Pasang campuran (Mixed Tide): Jenis pasang yg terjadi dr kombinasi pasang harian ganda dgn pasang harian tunggal, shg dlm sehari terdapat beberapa air pasang & air surut yg tdk beraturan.
Pasang campuran


RADAR  PLOTING
Dlm praktek pesawat radar selain digunakan untuk menentukan posisi, digunakan juga sebagai anti pelanggaran (anti collision) dengan cara mem-plot gema2 (titik2 nyala) pada layar radar (PPI) kita dpt mengetahui apakah terdapat resiko pelanggaran atau tidak, arah & jarak yg terdekat dr kpl yg sdg mendekat & bahkan kita dapat mengetahui arah & kecepatan kpl lain yg sedang mendekat.

Macam2 Pelampung,Cara untuk membedakan pelampung  
1. Menurut Bentuk
- Pelampung Tiang (Spar bouy)
- Pelampung Tumpul (Can bouy)
- Pelampung runcing (Nun bouy)
- Pelampung Bundar (Raound bouy)
- Pelampung Gantung
2. Menurut Kelengkapannya
- Pelampung Lonceng / Bel (Bell bouy)
- Pelampung Suling (Wistle bouy)
- Pelampung Suar (Light bouy)
- Pelampung bel & Suling
- Pelampung Radar Reflector
- Pelampung Racon (Radar Responder Beacon)
3. Menurut sisi mana sebuah pelampung ditempati
- Pelampung sisi kiri
- Pelampung sisi kanan
- Pelampung  kedua sisi
- Pelampung Sektor
4. Maksud tertentu
- Pelampung Karantina
- Pelampung Tuang
- Pelampung kedua sisi
- Pelampung sektor

Fungsi Utama Pelampung
Sebagai tanda akan adanya bahaya, hambatan2 & merupakan penuntun / penunjuk jalan yg aman bagi pelayaran ke berbagai tempat terutama pada perairan sempit.

Sistim Pelampung
1. Sistim Kardinal : bisanya digunakan di laut bebas yg menunjukan arah atau sektor2 tertentu.
2. Sistim Lateral : Biasanya digunakan di tepi pantai atau alur2 pelayaran sempit
3. Sistim Gabungan.

Jenis2 yg dipergunakan dalam sistim pelampung region A
1. Tanda Lateral
2. Tanda Kardinal
3. Tanda Bahaya Terpencil
4. Tanda Perairan Aman
5. Tanda Khusus

Cara mengetahui SistimPelampung disuati negara

1. Buku kepanduan bahari
2. Publikasi negara tsb
3. Peta2 laut  berskala besar u/ daerah yg dimasuki
Tampak Pelampung pada:
1. Pada Siang Hari
- Dengan melihat warna, nomor & huruf
- Bentuk Pelampung
- Tanda Puncak
2. Pada malam hari 
- Warna pelampung
- Sifat penerangan
- Periode Penerangan
3. Pada waktu kabut/pendangan terbatas
- Bel bunyi
- Semboyan bunyi (time signal)
- Radar Reflector, Ramark & Racon
Variasi
Sudut yg dibentuk antara Utara Sejati dgn Utara Magnet
Perubahan yg diperoleh dari Variasi :
1. Peta Variasi
2. Peta Laut
3. Buku Kepanduan Bahari
Penyebabnya :
1. Tempat makin ke kutub makin membesar nilai variasinya
2. Waktu pd peta lama terjadi descresing & Increasing
Deviasi
Sudut yg dibentuk antara arah Utara magnet dgn Utara pedoman
Perubahan yg diperoleh dari Deviasi
1. Daftar Deviasi
2. Benda2 Jauh
3. Transit
4. Garis Penuntun
5. Baringan Bolak Balik
Penyebabnya :
Haluan yg dikemudikan
Tergantung apa terjadinya Variasi & Deviasi
1. Nilai Variasi tergantung dr tempat & waktu makin ke kutub nilai variasi semakin besar kecuali jika kapal berada di derajah yg melalui Utara Sejati dan Utara Magnet setiap tahun Variasi di bumi berubah sangat lambat
2. Nilai Deviasi tergantung :
- Nilai yg dikemudian oleh karena berubahnya haluan2 kemudian berubah dalam kekuatan & arahnya
- Tempat di bumi oleh Km pada lintang yg bermagnetisme lain.
- Haluan magnet berubah baik dlm arah & kekuatannya
Perubahan Variasi :
1. Variasi = Timur (+) jika Utara Magnet berada di sebelah dari Utara Sejati.
Gambar
2. Variasi = Barat (-) jika Utara Magnet berada di sebelah barat dr Utara Sejati.  
Gambar
Isogon :
Garis dipeta yg ditarik melalui tempat yg sama variasinya
Agon :
Garis dipeta yg ditarik melalui tempat yg variasi nya nol
Isalagon :
Garis di peta yg ditarik melalui tempat dgn perubahan variasi yg sama
Perubahan Deviasi :
1. Deviasi disebut Timur (+) jika Utara Pedoman berada di sebelah timur Utara Magnet
2. Deviasi disebut Barat (-) jika Utara Pedoman berada di sebelah Barat dari Utara Magnet
Jarak Geographis :
Jarak suar yg dibatasi oleh lengkungan bumi yg tergantung dari tinggi penerangan dengan tinggi si pengamat
Jarak Cakrawala :
Jarak tampak suar dalam mil laut dihitung dr suar ybs sampai dengan cakrawala
Jarak Pijar :
Jarak nampak suar yg ditentukan oleh kekuatan pijar penerangan tsb. Terang cuaca & ketelitian mata.
Jarak di peta :
Jarak yg tempak tertera di peta laut / daftar suar merupakan jarak geografis dengan patokan Tm= 5m atau jarak di peta lebih kecil dari 0.5 mil

Suar Kuat
Suar yg selisih jarak geographisnya dgn jarak di peta kurang dari setengah mil
Suar Lemah
Suar yg selisih jarak geographisnya dengan jarak di peta lebih dari setengah mil.

Persiapan yg harus dilakukan di kamar peta sebelum berangkat berlayar.

1. Peta laut yg sesuai routenya pd peta ini hrs sudah dilukiskan garis2 haluannya
2. Peta yg akan dipakai harus telah diyakini baik untuk bernavigasi artinya telah memenuhi syarat2 sebuah peta yg baik, surveyterbaru & koreksi2 secara berkesinambungan dengan BPI / NTM
3. Pakailah selalu peta dgn skala besar
4. Tariklah garis2 haluan di peta yg akan dilayar
5. Tentukan patokan2 yg digunakan untuk merobah haluan misalnya tanjung pulau dsb
6. Dalam menentukan posisi kapal sedapat mungkin garis baringan harus tegak lurus atau hampir tegak lurus.
7. Garis haluan harus sedemikian rupa sehingga bebas dari bahaya navigasi. Meskipun garis haluan dipengaruhi oleh keadaan cuaca, arus, dan lain lain tetapi sebagai pegangan dapat digunakan hal2 sebagai berikut:
- Bila pantai terjal lewat pada jarak 2 mil
- Bila kapal kandas tergantung sarat kapal kira2 3 mil dari tempat kandas
- Bila terdapat bahaya navigasi didekat pantai = 1 mil dari bahaya
- Bila terdapat ruangan yg cukup , maka pelampung dilewati pada jarak 0,5 mil
8. Hitunglah pasang surut pada tempat2 tertentu.
9. Perkirakan kemungkinan adanya kapal2 lain pd perairan yg sama terutama pada perairan sempit
10. Hitunglah jarak ke tempat tujuan & lamanya dlm perlayaran
11. Pisahkan peta2 yg sudah dipakai & yg akan dipakai disusun pada bagian teratas secara berurutan
12. Susun atau buat semuanya data2 tsb dalam sebuah Passage a plan.

Cara Memindahkan posisi dari satu peta ke peta lain

1. Bila posisi kapal dinyatakan dengan baringan atau jarak maka :
- Gambarkan baringan yg sama pada peta kedua seperti pd peta pertama
- Ukurlah jarak di peta pertama pd skala lintangnya & dengan cara yg sama diukur pada peta ke dua
- Dengan perpotongan jarak & garis baringan di peta ke dua adalah posisi kapal yg telah dipindahkan
2. Bila posisi kapal dinyatakan dgn lintang & bujur :
- Tentukan lintang & bujur pd peta ke dua spt peta pertama
- Dgn cara yg sama posisi lintang & bujur di plot di peta dua
- Cara spt ini dipakai bila tidak ada sama sekali baringan atau jarak dari benda2 darat.

Peta Mercator termasuk dalam proyeksi bidang Silinder. Dimana permukaan bumi diproyeksi kan pada bidang silinder yg membungkus bumi, dengan titik pusat bumi sbg titik pusat proyeksi.

Ciri2 Proyeksi Sylinder :
1. Garis 2 bujur merupakan garis Vertikal
2. Garis lintang merupakan garis horizontal atau datar bertumbuh & tegak lurus terhadap garis2 bujur.
3. Sudut antara garis haluan dgn garis lintang bujur di peta  sama dengan di permukaaan bumi
4. Lingkaran besar (Rhumbline) berbentuk garis lengkung
5. Pada umumnya kpl2 yg mengikuti garis haluan dgn mengikuti garis loxodrom.

Kelebihan Peta Mercator

1. Garis2 lintang & garis2 bujur merupakan garis lurus yg saling berpotongan tegak lurus satu sama lain.
2. Garis haluan (Rhumbline = loxodrom) merupakan garis lurus tetapi pd keadaan yg sebenarnya merupakan spiral yg menuju ke kutub garis loxodrom memotong bujur2 atas sudut2 yg sama.
3. Sudut haluan di bumi sama dengan sudut haluan di peta.
4. Katulistiwa & lintang sejajar satu sama lain demikian pula bujur2 sejajar satu sama lain.Katulistiwa & lintang saling berpotongan tegak lurus terhadap bujur2
5. Skala bujur tetap tetapi skala lintang betumbuh sebesar garis lintang di tempat itu.

Untuk memperbaiki kesalahan2 di peta hrs memilih benda2 baringan
1. Baringlah benda yg agak jauh yg tidak cepat merubah sudut baringan
2. Benda yg dibaring harus dikenal di peta
3. Baring2 benda2 ketiga untuk pengontrolanposisi kapal.
4. Baringan yg satu dengan baringan yg lain hrs mempunyai garis2 baringan tegak lurus atau hampir 
5. Jangan membaring benda2 yg bertolak belakang a/ hampir bertolak belakang
BPI adalah Suatu buku yg sebenarnya merupakan pengumpulan dari semua berita2 dlm satu minggu & kemudian diterbitkan tiap minggu
Di Indonesia diterbitkan oleh Hidral
Di Inggris dengan Ntm oleh Briths Admiralty
Di Amerika dengan Ntm oleh Hydrografi Office
Isi dari BPI
Perubahan2 atau tambahan2 yg ada sangkut pautnya dengan peta laut & publikasi navigasi lainnya.

Kegunaan BPI / NTM
Agar peta2 laut, buku2 kepanduan bahari, daftar2 suar, & buku2 publikasi navigasi lainnya selalu up to date.

Tanda Lateral
1. Dipakai di tepi pantai & perairan sempit yg bisa dilayari
2. Dipakai diperairan pedalaman
3. Di tempat yg menandatakan adanya bahaya
4. Terdiri dari pelampung sisi kiri kanan.
5. Pada perairan yg ada hubungannya dgn perairan pedalaman yg bisa dilayari.

Jarak Nampak Suar  tergantung dari :
1.Kekuatan penerangan suar
2.Tinggi penerangan diatas permukaan laut
3.Tinggi si pengamat di atas permukaan laut
4.Ketajaman mata si pengamat
5.Jarak nampak ini dpt dipengaruhi o/ keadan cuaca.

Guna Lingkaran Suar :
Untuk mennetukan jarak kapal dari suar tersebut pada saat suar tersebut mulai terlihat pertama kalinya atau pada saat suar tersebut mulai menghilang dibalik cakrawala.


Periode Suar :
Waktu antara nyala pertama sampai nyala berikut bila suar dlm kelompok, periode suar merupakan waktu antara nyala pertama dlm kelompok pertama sampai nyala pertama
Rumus :
d = 25/12 x (✔️ H + ✔️h)
Keterangan rumus :
d = jarak tampak dlm mil laut
H = Tinggi penerangan dlm Feet (kaki)
h  = Tinggi mata si pengamat dlm Feet (kaki)
Contoh soal :
Tinggi suar 49 m berapa jauh jarak nampak maximum suar tsb bila dr anjungan yg tingginya 9 m & jarak tampak di peta + 19 m. Apakah termasuk suar lemah a/ suar kuat ?
Jawab
Jarak Geografis: 25/12 (✔️H + ✔️h)
= 2/08 (✔️99 + ✔️9) = 2.08 (7 + 3) =
Jarak Max = 20.8 m
Jarak Geografis = 25/12 (✔️H + ✔️h)
= 2/08 (✔️99 + ✔️9)
patokan TM = sin 2.08 (7 + 2.24)
d = 19.2 mil
Jarak Geografis = 19.2 mil
Jarak di peta      = 19.0 mil
Selisih jarak       = 0.2 mil
Suar ini termasuk suar dgn penerangan yg kuat (karena selisih jarak = 0.2 mil < 0.5 mil).
Baca Juga : Cara Cek Medical Chek Up Terbaru 2019

Berlangganan Untuk Mendapatkan Artikel Terbaru:

0 Komentar Untuk "Menjangka Peta"

Posting Komentar