IBX5980432E7F390 Sekoci Penolong dan alat Penyelamat jiwa - BLOG PELAUT

Sekoci Penolong dan alat Penyelamat jiwa

Sekoci dan alat keselamatan jiwa


Fungsi dari sekoci ialah suatu alat – alat apung yang di gunakan untuk penyelamatan jiwa diatas kapal apabila terjadi suatu keadaan darurat seperti : kapal tenggelam.

Jenis dari sekoci di atas kapal ialah 
  1. Sekoci penolong terbuka 
  2. Sekoci penolong tertutup sebagian 
  3. Sekoci penolong tertutup sebagian yang dapat membalik sendiri.(partially enclosed open life boat)
  4. Sekoci penolong yang tertutup seluruhnya yang dapat membalik  sendiri (totally enclosed self righting life boat)
  5. Sekoci penolong dengan sistem supplai udara yang mengisi sendiri 
  6. Sekoci penolong dengan perlindungan kebakaran 

Persyaratan jumlah sekoci penolong 
a. Untuk kapal penumpang
  • Setiap sisi kapal terdapat sekoci yang mampu mengangkut 50% jumlah orang yang ada di kapal dan sekoci juga harus dapat di turunkan walau kapal miring 20° ke sisi yang berlawanan.
  • Sebagai tambahan harus memiliki rakit yang mampu mengangkut 25% jumlah orang disetiap sisi lambung kapal.

b. Untuk Kapal Barang
  • Satu atau lebih sekoci pada masing – masing lambung kapal dapat memuat seluruh orang kapal.
  • Sebagai tambahan satu atau lebih rakit penolong pada tiap sisi lambung kapal yang dapat mengangkut seluruh orang dikapal. Apabila hanya ada satu rakit, maka ia harus mampu mengangkut semua orang di kapal.

c. Untuk Kapal Tanker
Jika mempunyai bangunan tanker (Midship super structure) jumlahnya 4 buah, 2 buah dibangunan belakang untuk kapal barang dan tanker di perbolehkan hanya membawa 2 sekoci penolong dengan syarat:
  • Satu sekoci dimasing – masing sisi.
  • Panjang sekoci tidak boleh lebih dari 8,5 meter.

Perlengkapan Sekoci penolong dan Persyaratannya

Persyaratan masing-masing dari SEKOCI dan Perlengkapannya
a. Sekoci penolong terbuka
Syarat – syaratnya :
  • Panjang rata² sekoci penolong tidak boleh kurang dari 24 kaki atau 7.3 mtr
  • Harus mempunyai stabilitet yang baik dilaut terbuka. Dengan penuh muatan dan cukup lambung bebas.
  • Harus mempunyai tenaga apung yang terpasang tetap, dan tangki – tangkinya tak boleh terpengaruh oleh karat/minyak 
  • Jika dipasang motor maka harus dipasang pelindung dari masuknya air dan muka.
  • Berkat max dengan isi tidak boleh lebih dari 20 long ton atau 20.320 kg.
  • Sekoci yang bisa mengangkut lebih dari 60 orang tapi kurang dari 100 orang harus dilengkapi baling – baling dengan penggrak tenaga (mechanically propeller)
  • Bangku yang melintang dan yang di pinggir harus di pasang serendah mungkin.
  • Block coefficient harus lebih dan 0,64 (bahan buka dari kayu)  

b. Sekoci penolong tertutup sebagian
Syarat – syaratnya :
  • Harus mempunyai kekuatan cukup.
  • Harus di lengkapi sarana yang efektif untuk menimba air secara otomatis 
  • Harus dilengkapi dengan penutup tegar yang di kaitkan secara permanent.
  • Dipasang tenda penutup yang dapat dilipat bersama dengan tutup tegar 
  • Bagian luar dan dalam dari sekoci pertolongan harus di beri warna yang mudah dilihat 
  • Instalasi radio telegraf sesaui persyaratan harus di pasang dalam kabin yang luas serta dapat dengan orangnya yang menggunakan.

c. Sekoci penolong tertutup sebagian yang dapat membalik sendiri
(Partially on closed open life boat)
Syarat – syaratnya :
  • Harus mempunyai sarana penutup tegar yang membentuk dua tempat terlindung.
  • Memiliki pintu serta penutup dengan jendela, pagar pengaman, serta sabuk pengaman untuk keselamatan dan memiliki stabilitas pada waktu dimuat/penuh dapat membaik secara otomatis.
  • Harus memiliki sistem keluaran sebagai buangan air pendingin pada mesin.
  • Harus kuat apabila terjadi benturan pada saat penurunan sekoci serta penataan yang baik/letak 

d. Sekoci penolong yang tertutup seluruhnya yang dapat membalik sendiri
(totally enclosed self righting life boat)
Syarat – syarat
  • Pintu dan penutup harus tegar dan dapat ditutup dari dalam serta dari luar dan konstruksi kedap air. 
  • Sabuk pengaman harus bisa menahan seberat 10 kg.
  • Mesin penggerak baling – baling harus bisa bergerak pada setiap posisi atau secara otomatis berhenti pada waktu terbaik dan mudah di hidupkan.
  • Kecepatan benturan tidak kurang 3,5 m/detik terhadap posisi kapal.
  • Bila penurunan dengan peluncuran bebas harus dibangun sedemikian rupa serta tidak menimbulkan gangguan pada kemiringan kapal 20° dengan keseimbangan 10°.

e. Sekoci penolong dengan penolong dengan sistem supplai udara yang mengisi sendiri.
Syarat – syaratnya :
  • Dibagian dengan tepat sesuai persyaratan 
  • Sistem penataan supplai udara efektif sehingga pada waktu jalan udara dapat dihirup secara normal selama kurang + 10 menit. 
  • Tekanan udara tidak boleh turun dibawah tekanan udara luar dan tidak boleh mempunyai lebih dari 20 m/bar 
  • Harus ada indikator yang dapat dilihat untuk menunjukkan tekanan udara yang dipasok setiap saat.

f. Sekoci penolong dengan pelindung kebakaran
Syarat – syaratnya :
  • Dibangun tepat sesuai dengan persyaratan yang berlaku 
  • Pada waktu berlayar mampu melindungi kebakaran minyak selama jangka waktu + 8 menit.
  • Memiliki sistem perlindungan kebakaran dengan sempurna air. 
  • Penghisapan air laut untuk perlindungan kebakaran diatur sedemikian rupa, mencegah penghisapan cairan yang mudah terbakar dari permukaan laut. 

Perlengkapan sekoci penolong 
  • Dayung apung yang cukup dengan keletnya yang di ikat dengan rantai.
  • 2 buah ganco (dok boat)
  • Sebuah ember, jangkar apung serta 2 buah tali tangkap yang panjang tali 12 m. terpasang di depan dan belakang 
  • 2 buah kampak, satu di tiap ujung sekoci 
  • Tempat penyimpanan air minum untuk 3 liter/orang serta tempat minumnya.
  • Makanan darurat yang di simpan dalam kemasana anti air (kedap) / ransum.
  • 6 buah obor tangan, 4 buah, roket pelontar parasut, 2 buah isyarat asap apung serta 1 buah senter.
  • Morse dengan cadangan batu senter, serta  lampunya.
  • 1 buah cermin pemberi isyarat siang hari.
  • Kompas, serta salinan isyarat 
  • Perlengkapan P3K disimpan kedap air.
  • 6 Dos alat anti mabuk dan satu kantung minum bagi setiap  orang.
  • Pisau lipat, 3 buah alat  pembuka kaleng ibit pompa tangan,  1 set alat pancing, serta perlatan untuk perbaikan mesin sekoci 
  • Khusus motor boat dilengkapi pemadam api untuk jenis kebakaran minyak. 
  • Lampu sorot yang menyala secara terus – menerus 3 jam.
  • 1 buah radar reflektor yang eficien.
  • Sarana pelindung panas 10% dari penumpang atau minimal 2 buah.

Jenis – jenis macam alat penyelamatan lainnya

Rakit penolong (life raft)
Jenisnya terbagi 2 macam yaitu
a). Rakit penolong yang di kembangkan (kembung)
b). Rakit penolong tegar.

a). Rakit penolong kembung
Syarat – syaratnya :
  • Harus mampu dilemparkan dengan ketinggian 18 meter tahan terapung selama 30 hari. 
  • Dilengkapi 4 roket pelontar, 6 obor tangan, 2 syarat asap apung dan sarana pelindung.
  • Memiliki stabilitas yang baik dengan keputusan 6 orang – 25 orang. 
  • Terbuang dari karet dan dilengkapi pompa udara.
  • Bila dijatuhkan 18 meter, isi dan perangkatnya tidak rudak serta secara otomatis dapat terbuka dilengkapi penerangan dan warna tutup yang mencolok.
  • Harus bisa digerakkan 1 orang apabial rakit terbalik dan didalamnya dilengkapi painter yang diikat dibagian luar life line.
  • Dilengkapi dengan pintu masuk dengan alat untuk naik dan turun dari air ke dalam rakit.
  • Tidak menimbulkan bahaya bagi orang yang cidera karena adanya gas pada pengembangan rakit dan otomatis menarik tali.
  • Alasnya kedap air tahan terhadap suhu dingin 
  • Harus siap dilepaskan pada waktu darurat dan dilengkapi alat untuk memudahkan ditarik 
  • Harus dioperasikan pada temperatur antara 300 s/d 66° C atau 22° F s/d 150° F

Perlengkapan rakit penolong ialah
  • Alat penolong berbentuk gelang yang bisa terapung di lengkapi dengan tali 30 meter 
  • 2 busa pengering, 2 buah jangkar apung, 2 buah paying.
  • 3 buah pembuka kaleng, alat pembagi air, dan 1 set alat pencing.
  • 1 set reparasi untuk kebocoran ruang apung serta senter dan 1 set batu senter, lampung.
  • Obat – obatan (kemasan vakum), 4 parasit merah, 6 cerawat tangan, 2 semboyan asap, makanan dan 1 cermin semboyan.
  • Air tawar 1,5 liter untuk perorang, serta pil anti mabuk untuk tiap orang.

b). Rakit penolong kembung
Syarat – syaratnya :
- Dibuat dari bahan tahan api, dilindungi denga penutup.
- Kapasita rakit :




- Minimal 1 pintu masuk
- Rakit penolong harus diberi tanda.
Contoh tanda :
- Nama, pelabuhan pendaftaran kapal
- Nama pembuat
- Nomor seri, dan instalasi yang mengesahkan
- Panjang, ketinggian uji coba dan kapasitas rakit
- Petunjuk cara peluncuran
- Berat maksimum 175 kg

Selanjutnya : Sekoci Penolong dan alat Penyelamat jiwa 2
Sumber dari:
Buku Diklat Khusus Perkapalan Pertamina, edisi tahun 2005

Berlangganan Untuk Mendapatkan Artikel Terbaru:

1 Komentar Untuk "Sekoci Penolong dan alat Penyelamat jiwa"

  1. Terima kasih atas informasinya
    Jangan lupa kunjungi website kami di http://ppns.ac.id dan http://bit.ly/2YAcKRU

    BalasHapus