IBX5980432E7F390 Cara mengatasi tingginya kandungan minyak setelah diproses OWS - BLOG PELAUT

Cara mengatasi tingginya kandungan minyak setelah diproses OWS

Faktor-faktor Penyebab dan cara Mengatasi tingginya Kandungan Minyak setelah di proses oleh OWS

Faktor utama yang menjadi penyebab tingginya kandungan minyak setelah diproses OWS adalah penanganan dan perawatan yang kurang baik pada OWS. Dari factor-factor utama diatas dapat diuraikan lagi faktor lain yang mencakup yaitu :
1. Pengoperasian yang tidak sesuai dengan Instruction Book
Memasang langkah – langkah pengoperasian pada OWS sesuai Instruction Book yang   singkat dan mudah dimengerti oleh operator, sehingga tidak terjadi kesalahan dalam pengoperasian.

2.Saat pengoperasian awal, tabung pemisah OWS tidak diisi air laut lebih dahulu
Melakukan pengisian air laut dengan bilge pump kedalam tabung pemisah sebelurn OWS dioperasikan saat air got di pompa, kandungan minyak tidak langsung ikut keluar bersarna air buangan keluar kapal.

3.Saat OWS distop, tabung pemisah tidak dibilas
Lakukan pernbilasan pada tabung pemisah sebelum OWS dimatikan agar kandungan minyak yang terdapat pada sisa air got dalam tabung tidak melekat pada dasar tabung pemisah.

4.Pengontrolan
Setiap mengoperasikan OWS, alat pengontrol (Oil Content meter) kandungan minyak harus di-on agar air got yang diproses dalam OWS sebelum terbuang ke laut dapat diketahui kandungan minyaknya sehingga pencemaran laut dapat dihindari

5.Saringan Coallescer sudah terlalu kotor.
Bersihkan Coallescer dengan langkah-langkah sebagai berikut:
✔️ Buka penutup depan (front cover) tabung pemisah kedua.
✔️ Keluarkan Coallescer dari dalam tabung kemudian cuci dengan air panas atau rendanm dengan ACC - 9 selama 3 - 5 jam.
✔️ Bilas Coailescer kemudian keringkank.
✔️ Pasang kembali Coallescer dan tutup front cover tabung pemisah.

6.Solenoid Valve tidak bekerja secara maksimal
Adapun penyebab Solenoid Valve tidak bekerja secara maksimal adalah :
a.Arus Listrik
Arus terputus mengakibatkan solenoid valve tidak mendapat kernagnetan sehingga sinyal tidak dapat bekerja dengan baik.
•Mencari  sumber arus yang terputus, apabila  sudan ditemukan maka disambung pada kabelnya (isolasi) agar kemagnetan pada solenoid valve tetap sempurna
b.Coil Terbakar
Udara yang masuk mengandung butiran – butiran air melalui solenoid mengakibatkan kabel yang berada pada solenoid valve terkena air maka terjadi hubungan singkat (coil terbakar)
Usahakan periksa coil dengan multi tester,bilamana terdapat kerusakan segera di ganti dengan yang baru.

7.Electrical Heating tidak berfungsi dengan baik.
Adapun penyebab electrical heating tidak berfungsi dengan baik adalah :
a.Kabel penghubung elemen saklar pemanas teputus
Kabel terputus akibat kelalaian manusia dan benturan benda keras
Mengontrol kabel-kabel penghubung elemen, disambung yang putus dan diganti yang baru
b.Kotornya elemen pemanas
Disebabkan sisa-sisa lumpur yang harus menempel pada elemen pemanas
Membuka elemen  pemanas dari  electric  heating dan  membersihkan kotoran – kotoran yang menenpel dengan memakai sikat halus serta mencuci elemen pemanas dengan air panas/hangat.

8.Pneumatic Three-Way Valve tidak Bekerja dengan baik
Adapun penyebab Pneumatic three-way valve tidak bekerja dengan baik adalah:
a.Spring pada three way valve tidak bekerja normal
Spring padu three-way valve tidak bekarja normal karena faktor usia atau hexagonal screw terlalu kencang.
Pegas harus diganti dengan yang baru dan pemasangan hexagonal tidak boleh terlalu kencang agar pegas dengan mudah untuk bergerak (diatur).
b.Sealing pada three-way valve tidak berfungsi
Dikarenakan sealing rusak akibat jam kerjanya sudah habis dan tidak kedap lagi
Scaling harus digantiyang baru dengan jalan membuka rumah klep dengan hati – hati dan memasangnya kembali.

9.Kurangnya perawatan OWS
Lakukan perawatan berkala pada pesawat OWS dengan melihat jadwal berikut :

Berlangganan Untuk Mendapatkan Artikel Terbaru:

1 Komentar Untuk "Cara mengatasi tingginya kandungan minyak setelah diproses OWS"

  1. Terima kasih atas informasinya
    Jangan lupa kunjungi website kami di http://ppns.ac.id dan http://bit.ly/2YAcKRU

    BalasHapus